
Sebelum menerapkan kumoDent™, Fakultas Kedokteran Gigi Mahsa University menghadapi beberapa tantangan operasional, antara lain:
Setelah diperkenalkannya software klinik gigi kumoDent™, Fakultas mengalami peningkatan yang signifikan dalam pendidikan kedokteran gigi maupun manajemen pasien.
Profesor Dato’ Dr. Mohamed Ibrahim Abu Hassan FASc, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi, memuji desainnya yang mudah digunakan, menyoroti bagaimana sistem ini mengatasi tantangan sebelumnya dengan catatan pasien berbasis kertas, yang seringkali berkasnya hilang atau terselip. Dengan semua dokumen tersimpan aman di cloud, manajemen pasien menjadi lebih aman dan efisien. Fitur pendaftaran menghemat waktu dan tenaga kerja secara signifikan, sementara rekam medis elektronik terpusat memudahkan akses riwayat perawatan pasien. Profesor Dato’ Dr. Mohamed Ibrahim Abu Hassan merekomendasikan kumoDent™ kepada rekan-rekan yang beralih ke sistem manajemen pasien digital, menekankan efektivitas dan nilai investasinya.
Associate Professor Dr. G. Padmanabha Kumar, Wakil Dekan, menekankan bahwa kumoDent™ telah mempermudah tugas administrasi dan meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa melalui fitur pencatatan yang ramah pengguna, tanpa kertas, dan berbasis digital. Sistem ini memudahkan pelacakan kasus dan kolaborasi antara pasien, mahasiswa, dan dokter, sehingga dosen dan mahasiswa dapat membahas kasus dengan lancar.
Dengan akses berbasis cloud, staf pendukung, mahasiswa, dan dokter dapat dengan mudah memasukkan data pasien, melakukan tindak lanjut, dan mengelola semua tugas terkait, sementara pembaruan secara real-time juga mendukung pembelajaran jarak jauh. Dr. Padmanabha Kumar menambahkan bahwa lembar kasus kumoDent™ yang direkomendasikan secara internasional membuat pekerjaan menjadi lebih cepat dan mudah, dan ia sangat merekomendasikan sistem ini kepada dokter, universitas, perguruan tinggi, dan klinik karena efisiensi dan manfaat penghematan biayanya.
Associate Professor Dr. Prathap Chandar Manivannan, Kepala Departemen Ortodonti dan Kedokteran Gigi Anak, menjelaskan bahwa memfasilitasi jumlah besar mahasiswa dan pasien sebelumnya sulit karena berkas yang terselip dan pengambilan data yang rumit. Dengan kumoDent™, rekam medis elektronik yang andal telah sangat meningkatkan operasional fakultas. Ia mencatat bahwa sistem ini cocok untuk semua generasi dan mudah diadopsi oleh staf fakultas, serta merekomendasikannya untuk institusi, perguruan tinggi, dan klinik swasta maupun negeri lainnya.
Dr. Anissa, Dosen Senior, menyatakan bahwa catatan kasus klinis kini jauh lebih efisien, dengan penyimpanan dan akses yang lebih baik dibandingkan arsip fisik sebelumnya. Mahasiswa juga merasa lebih mudah dalam mencatat dan mengambil informasi pasien, termasuk foto rontgen, berkat fungsi pencarian pada software klinik gigi ini. kumoDent™ telah menyederhanakan sesi klinis dan meningkatkan pembelajaran, sehingga mendapat rekomendasi kuat dari fakultas maupun mahasiswa.