
Membangun basis pasien yang loyal dapat menjadi pembeda antara praktik klinik gigi biasa dan yang sukses. Sayangnya, retensi pasien bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja - Anda membutuhkan strategi yang terencana.
Sebelum berpikir keras tentang cara meningkatkan pendapatan, perhatikan aset terbesar Anda: pasien yang kembali. Satu studi bahkan menyebutkan bahwa tingkat retensi bertanggung jawab atas peningkatan pendapatan sebesar 25% hingga 95% tergantung industrinya.
Mengapa demikian? Pasien yang berulang sudah memiliki hubungan dengan Anda, dibangun di atas fondasi kepercayaan. Oleh karena itu, secara logis, akan lebih efektif dan lebih hemat biaya untuk menawarkan perawatan kepada pasien ini dibandingkan dengan prospek baru.
Berikut empat strategi retensi pasien untuk membantu Anda memelihara hubungan yang sudah ada.

Pertama-tama, sangat penting untuk memperlakukan pasien Anda sebagai individu yang dihormati dan dihargai, bukan sekadar prospek penjualan. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mempersonalisasi pengalaman mereka dan menunjukkan bahwa Anda peduli.
Cobalah mengirim pesan “terima kasih” setelah kunjungan pasien disertai permintaan ulasan secara langsung, serta tawarkan dukungan atau informasi lanjutan. Dengan begitu, Anda menunjukkan komitmen dan upaya praktik Anda terhadap hasil yang mereka dapatkan.
Staf klinik juga dapat menghubungi pasien untuk mendapatkan masukan dan saran guna menyesuaikan pengalaman pasien lebih lanjut. Ketika pasien merasa dihargai, kemungkinan mereka kembali ke klinik akan meningkat.

Menjaga komunikasi dengan pasien di antara kunjungan melalui cara konvensional bisa merepotkan. Dengan pasien yang sibuk menjalani aktivitas mereka dan staf klinik yang harus menangani banyak panggilan setiap hari, seringkali komunikasi bisa terlewat.
Nah, kemudahan komunikasi dapat ditingkatkan dengan aplikasi klinik berbasis web seperti kumoDent™, yang membuat pasien selalu mendapatkan informasi mengenai detail kunjungan dan janji temu berikutnya. Sistem online merupakan salah satu strategi retensi pasien terbaik dan sangat praktis, terutama jika tim klinik Anda beranggotakan sedikit staf.

Seperti yang telah dibahas, sebaiknya perkenalkan perawatan baru kepada pasien yang sudah ada dan Anda tahu akan mendapat manfaat darinya. Pertimbangkan untuk menawarkan voucher atau diskon kepada pasien Anda untuk janji temu berikutnya.
Misalnya, Anda bisa menarik mereka dengan konsultasi gratis untuk edukasi pasien tentang bagaimana perawatan tersebut mungkin sesuai. Atau menawarkan diskon 10% untuk dua perawatan dengan pembayaran di muka.
Penawaran seperti ini, beserta informasi terbaru tentang inovasi di bidang kedokteran gigi, akan membuat pasien lama merasa dihargai atas loyalitas mereka.

Selain penawaran khusus, paket berbagi juga dapat mendorong pasien untuk bergabung dengan klinik Anda dalam jangka panjang. Ini merupakan salah satu strategi retensi pasien paling efektif untuk mendatangkan banyak pasien yang kembali berulang kali.
Tak hanya itu, keluarga merupakan pelanggan penting bagi praktik gigi untuk menjangkau berbagai demografis. Mendapatkan loyalitas keluarga dapat meningkatkan nilai seumur hidup pasien, kepuasan mereka, dan pada akhirnya, keuntungan klinik Anda.
Di era modern saat ini, pasien lebih cerdas dan memiliki akses informasi yang luas. Retensi pasien bukan hanya soal memberikan layanan yang baik, jadi jangan ragu untuk mencoba strategi-strategi ini!
Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah beralih ke kumoDent™, aplikasi klinik gigi terpadu, dan sisanya akan mengikuti dengan lebih mudah.